Kemendikbud Dorong SMK Jadi Pusat Pengembangan dan Distribusi Kemajuan Masyarakat

| May 1, 2015 | 2 Comments

Kemdikbud

Jakarta, Kemendikbud – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memprioritaskan perkembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Berbicara tentang perubahan atau kemajuan dalam sebuah masyarakat, maka yang memiliki peranan melakukan penetrasi ke dalam adalah SMK. Kemendikbud ingin mendorong pertumbuhan SMK yang sangat banyak di seluruh Indonesia terlebih lagi Papua.

Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Buku Cergam dan Komik Cerita Rakyat dari Sorong Selatan Papua Barat, di kampus Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Mendikbud menjelaskan, pentingnya mendorong pertumbuhan SMK dikarenakan SMK tidak saja sekadar menjadi tempat pelatihan dan mendidik anak-anak. SMK ke depan, kata dia, akan dijadikan sebagai pusat pengembangan dan distribusi kemajuan bagi masyarakat setempat. “Bagian pemerintah untuk membantu menyiapkan infrastrukturnya,” tuturnya.

Mendikbud berpendapat, ketika mendirikan sebuah SMK Pertanian bukan hanya sekadar mendidik anak-anak agar mengerti dan menguasai ilmu di bidang pertanian saja. Tetapi SMK Pertanian tersebut diharapkan dapat menjadi tempat para petani dan pihak-pihak lainnya yang terlibat di bidang pertanian untuk bertukar pikiran, mencari perubahan teknologi, dan lain-lain. “Jadi tempat ini center for change (pusat perubahan, -red), bukan sekadar center for training (pusat pelatihan, -red),” ujarnya.

Mendikbud mengungkapkan, sebanyak 55 sampai 60 persen siswa di Indonesia yang lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Ke depan, kata dia, proses pembelajaran seluruh mata pelajaran untuk jenjang SMA akan diselesaikan selama 5 semester dan di awal semester 6 akan dilaksanakan ujian baik ujian nasional maupun ujian sekolah.

Dia mengatakan, diharapkan ke depan dengan pola tersebut siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya dapat mempersiapkannya dengan baik dan bagi siswa yang tidak ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya akan dipersiapkan pelatihan khusus oleh negara sesuai minat siswa tersebut. “Dengan begitu anak-anak kita tidak dipaksa untuk kemudian lulus 6 semester malah bingung mau melakukan apa sesudah itu,” ucapnya. (Agi Bahari)

Tags: , , , , , , , , , ,

Category: Pendidikan

About the Author ()

Comments (2)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Vincenza says:

    Supercharge your marketing campaign with our social media promotion services. Buy high quality likes/followers/views at highly competitive prices and with fast delivery.

    Get 1,000 Google+ Ones from:- http://khalaghor.com/google.html
    5) 5,000 Instagram Followers from:- http://khalaghor.com/instagram.html

    You can also order smaller or bigger package from our official website.

  2. Pticksoisy says:

    Keflex Did Not Work Cialis Original Oder Falschung naltrexone Viagra France Paypal Prezzo Kamagra In Algeria Propecia Topical Thinning Hair viagra Finax For Sale Tamiflu Interaction With Amoxicillin Zithromax Mastercard Propecia Partir generic cialis Propecia Testimony Comprar Cialis Madrid Sin Receta Cheap Viagra Pe kamagra paypal Order Tadalafil Canada Acheter Propecia Sur Internet Cialis En Espana Tomar Priligy Caducado cialis por mayoreo Generic Cialis Without A Prescription

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IndoStore Theme