by

Beli Kucing dalam Karung

Upgrade Kurikulum Bidang Informatika dan Komputer APTIKOM 2019 di anggap mendesak harus segera di mulai putaran pembahasannya dalam rangka merevisi kurikulum APTIKOM tahun 2016. Mensikapi hal tersebut, Tim Kurikulum-KKNI APTIKOM pada tanggal 5,6 dan 7 April 2019 menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Bandung, bertindak selaku tuan rumah (host) Universitas Telkom (Tel U).
Hadir pada acara pembukaan, Rektor Tel U Prof Adiwijaya, Bendahara APTIKOM Pusat Dr.Dadang Hermawan, Direktur Eksekutif Solikin, MT., Direketur Badan Otonom AT Hanuranto, MT., Wakil APTIKOM Provinsi Jawa Barat Dr.Ayi Purbasari, Ketua Bidang Kurikulum-KKNI Prof.Teddy Mantoro serta 12 orang Tim Kurikulum-KKNI APTIKOM dan 8 orang para Kaprodi bidang Informatika dan komputer di lingkungan Tel U.

Rektor Tel U dalam sambutannya menyampaikan bahwa APTIKOM harus dapat memberikan layanan terbaiknya bagi anggota antara lain melalui sajian konsep kurikulum yang dapat di jadikan panduan bagi perguruan tinggi bidang informatika dan komputer, sehingga masyarakat “tidak seperti membeli kucing dalam karung”, kucing apa yang ada di dalamnya tidak dapat di ketahui oleh para calon pembeli. Kurikulum yang di sajikan oleh perguruan tinggi harus dapat memberikan gambaran dan jaminan kepada para mahasiswa ketika lulus memiliki kemampuan (skill) seperti apa.

Prof.Teddy Mantoro dalam sambutan acara pembukaan mengemukakan tentang rencana agenda FGD yaitu mereview naskah academik kurikulum berdasarkan KKNI Aptikom yang telah dibuat (2016); mengembangkan kurikulum vokasi dari yang sudah ada, dengan menambah program D4 dan S2 Terapan; mengupdate job roles/pekerjan/profesi/bidang kerja untuk ICT Workers dan ICT Enablers (termasuk masukan peta okupasi); memasukkan unsur Unit Kompetensi (UK) yang ada di 22 SKKNI bidang informatika – KemKominfo dan Kemnaker yang sudah di evaluasi dan diperbaiki kedalam LO pada KKNI-APTIKOM; memperbaharui referensi (OBE, OBL, ACM, IEEE, dll.); memperbaharui roadmap; memperbaiki LO/CP berdasarkan Bloom taxonomy (dari sisi jumlah LO yang direkomendasi berdasarkan ranah topik) dan lain-lain (-sol-).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed